Sunday, 10 February 2013

Buah Sawo & Manfaatnya



Buah Sawo & Manfaatnya



Sawo merupakan buah yang sudah tidak asing lagi untuk kita. Manfaat sawo untuk kesehatan tubuh sangatlah banyak. Buah sawo selain terkenal sangat manis ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.

Sawo kecik juga dikenal sebagai sawo jawa adalah jenis sawo yang paling umum dijumpai.
Jenis sawo ini memiki berbagai manfaat sebagai berikut :

khasiat sebagai pengharum alami.
Dengan makan buah sawo kecik, keringat, nafas maupun air seni tidak berbau pesing, justru sebaliknya baunya harum.

Penurun kolesterol.
Disamping buahnya, daun sawo kecik juga dipercaya memiliki khasiat menurunkan kolesterol.

Melancarkan pencernaan
Buah Sawo memiliki kandungan serat yang tinggi, oleh karena itu buah ini baik untuk pencernaan di dalam usus. Karena mampu menyembuhkan penyakit sembelit dan bertindak sebagai pencegah serangan kaker di dalam usus.

Antioksidan alami
Buah sawo memiliki kandungan tanin yang cukup tinggi, mengandung antioksidan serta senyawa poli-fenolik. Tanin diketahui memiliki anti-parasit, antivirus, anti-inflamasi dan juga anti-bakteri. Hal inilah yang membuat buah sawo baik untuk penderita wasir dan diare.

Sumber vitamin C & A
Sawo mempunyai vitamin C dan A yang cukup baik. Vitamin A membantu menjaga kesehatan kulit dan juga selaput lendir. Sedangkan Vitamin C memberikan perlawanan terhadap serangan radikal bebas yang berbahaya dan penceegahan infeksi.

Menyembuhkan Disentri
Ramuan yang terbuat dari buah sawo muda mampu mengobati sakit disentri, yaitu dengan cara mengambil buah sawo yang masih muda, haluskan kemudian di campur dengan garam secukupnya. Konsumsilah 2 kali sehari.

Obat Radang mulut
Daunnya juga bisa di gunakan sebagai obat radang mulut, caranya adalah dengan mengambil daun sawo, cuci bersih kemudian rebuslah selama 10 menit, lalu gunakan airnya untuk berkumur kumur.

Itulah dia manfaat buah sawo bagi kesehatan yang perlu kita tahu, tentu saja karena buah ini sangat mudah di temui di penjuru indonesia dan memiliki harga yang cukup terjangkau. silahkan baca juga artikel buah antioksidan

Sebagai catatan buah sawo di larang di konsumsi bagi penderita diabetes karena buah ini banyak mengandung gula, termasuk juga buah nanas, buah durian, buah salak, buah mangga matang, buah pisang. hindarilah buah buahan tersebut.

Saturday, 26 January 2013

Khasiat Rumput Teki



Khasiat Rumput Teki

Ekstrak rumput teki ternyata memiliki banyak manfaat. Mulai dari menormalkan siklus haid, menghilangkan rasa sakit, mengatasi demam, penyakit mulut, mengobati gangguan saluran pencernaan, hingga menghilangkan flek hitam di wajah.

Kebun Anda dipenuhi rumput teki? Ada baiknya jika mulai sekarang tidak memusnahkan tumbuhan bernama ilmiah Cyperus rotundus L itu.

Manfaat Rumput Teki
Secara tradisional, masyarakat di berbagai daerah di banyak negara telah lama dan banyak memanfaatkan rimpang tanamaan ini sebagai obat untuk memperlancar menstruasi , mengurangi rasa sakit pada waktu haid, penyakit-penyakit kewanitaan, obat sakit perut, obat pencuci anti keringat, dalam bentuk air rebusan sebagai obat untuk mengatasi penyakit mulut ( sebagai obat kumur), panas, disentri, obat untuk memperlancar kencing, obat cacingan, obat antikejang pada sakit mencret dan juga obat borok.

Mengatasi Menstruasi yang Tidak Teratur
Untuk mengatasi problema menstruasi yang tidak teratur sekaligus keluhan lainnya, anda bisa membuat ramuan dari umbi (rimpang) rumput teki ini . Caranya :  Bersihkan terlebih dahulu umbi tersebut lalu iris dengan ukuran secukupnya, jangan terlalu tebal agar cepat kering, namun juga jangan terlalu tipis agar minyak berkhasiatnya tidak hilang menguap. Selanjutnya keringkan dengan cara diangin-anginkan, jangan terkena matahari langsung. Kemudian anda bisa membuat seduhan dari serbuk umbi ini sebanyak 6-9 g setiap harinya dengan air secukupnya . Seduhan harus dibuat dari air yang mendidih. Tutup wadah dan diamkan sejenak sampai agak dingin, kemudian minumlah tanpa ampasnya. Ramuan ini dapat anda minum beberapa hari menjelang datangnya menstruasi

Mengatasi Gangguan Saluran Pencernaan
Buatlah seduhan dari serbuk rimpang (umbi) rumput teki ini sebanyak 3 g dengan air mendidih secukupnya. Minumlah sehari 1 kali setiap pagi, sampai dirasa keluhan sudah hilang, atau kondisi membaik.

Keamanan Penggunaan Rumput teki
Tanaman ini dapat dikategorikan mempunyai profile toksisitas yang rendah. Pada percobaan dengan menggunakan ekstrak etanol dari umbi tanaman ini yang diberikan secara injeksi intraperitonial pada hewan coba mencit diketahui dosis kematian mencit terjadi pada 1500 mg/kg BB. Sedangkan dosis kematian dari mencit yang diinjeksi secara intraperitonial senyawa aktif triterpen IV B ( salah satu senyawa aktif yang dipunyai umbi rumput teki) yang mempunyai efek anti radang dan penghilang rasa sakit adalah 50 mg/kg BB.
Efek samping pemakain tanaman ini jarang terjadi. Hanya berdasarkan pengalaman dari para herbalis di negara Cina, bagi para penderita yang mempunyai vital energi rendah harus lebih berhati-hati. Dalam beberapa kasus, dijumpai pula terjadi konstipasi (sembelit) serta penurunan dari tekanan darah.

Friday, 25 January 2013

Manfaat Urang Aring

Manfaat Urang Aring

Tanaman yang biasa tumbuh disemak – semak terbuka ini selain memiliki khasiat dalam menyuburkan rambut ternyata memiliki berbagai khasiat & manfaat lain yang tidak sedikit sebagai obat.

Berikut beberapa contoh penggunaan urang aring sebagai obat :

1. Menghentikan perdarahan pada muntah darah (hematemesis),
    batuk darah (hemoptoe), mimisan (epistaxis), kencing darah  
    (hematuria), berak darah (melena), perdarahan rahim (uterine 
    bleeding).
2. Chronic hepatitis, diare,
3. Kurang gizi pada anak (infantile malnutrition).
4. Keputihan (leucorrhoe),
5. Rambut memutih (ubanan) pada usia muda.
6. Neurasthenia.

PEMAKAIAN: 30-120 gram segar.  Atau dikeringkan dijadikan bubuk.

Untuk pemakaian luar, herba segar dilumatkan dibubuhkan ke tempat yang sakit, atau
herba segar direbus, untuk cuci pada :  Eczema, tinea pedis (jamur), koreng (termasuk koreng di kepala), luka berdarah, gusi bengkak, penyubur rambut.
   
1. Gusi bengkak:
    Yang segar dipanggang sampai kering, dijadikan bubuk (dengan
    pengolahan).  Oleskan bubuk tersebut ke tempat yang sakit.

2. Penyubur rambut:
    1 genggam daun eclipta alba dilumatkan, ditambah air 2 gelas,
    saring. Air saringan tersebut diembunkan satu malam.
    Cara pemakaian: kulit kepala dibasahi sambil dipijat-pijat, sehari
    sekali.

3. Koreng di kepala:
    Eclipta alba secukupnya direbus, airnya untuk cuci kepala,
    ampasnya digosokkan ke koreng.  Atau  
    herba segar dilumatkan, air perasannya dioleskan ke koreng.

Selain untuk pemakaian luar, urang aring juga digunakan sebagai obat minum. Beberapa contoh pemakaian urang aring sebagai obat minum diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Keputihan:
    30 gram eclipta alba segar ditambah sari (kaldu) ayam ditim, minum.

2. Mimisan:
    1 genggam eclipta alba segar dicuci, kemudian dilumatkan, peras. 
    Air perasannya ditambah 5 sloki air putih, ditim supaya panas.
    Minum sehari 2 kali, sesudah makan.

3. Diare:
    30 gram eclipta alba segar direbus, minum.

4. Batuk darah:
    60 gram eclipta alba segar dilumatkan, diperas.
    Air perasannya diseduh air hangat, minum.

5. Muntah darah:
    120 gram herba segar dilumatkan, air perasannya ditambah air
    kencing anak kecil secukupnya, minum.

Saturday, 22 September 2012

Manfaat tanaman Bengle



Manfaat tanaman Bengle



BENGLE (Zingiber cassumunar), tentu nama tanaman ini agak asing ditelinga sebagian besar masyarakat kota tapi di kalangan masyarakat pedesaan di jawa tengah pastinya banyak yang tahu tanaman ini terutama untuk ibu-ibu di jawa tengah yang memiliki balita pasti tidak asing  :)

Tanaman termasuk familia Zingiberaceae. Tumbuh pada ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut, banyak ditanam orang di pekarangan, di pinggir halaman dekat pagar.
Untuk pengembangbiakannya melalui potongan rimpang yang sudah cukup tua dan mempunyai mata tunas.

Nama lain :  Panglai (Sunda), bengle (Jawa), pandhiyang (Madura).; mugle, bengle, bungle, baglai, baniai, banglai, bunglai,; Bangle, kunit bolai, kunyit bolai (Sumatera), banggele (Bali),; Bale, panini, manglai, manguiai, bangerei, wangelei, walegai,; kukuniran, kukundiren, unin makei, unin pakei, bangle, bongle;

Tanaman ini mengandung : asam organik, mineral, lemak, gom, albuminoid, gula, juga ada damar yang pahit dan minyak terbang seperti sineol, pinen dan sesquiterpen-sesquiterpen.
Tanaman ini ternyata mengandung berbagi manfaat sebagai obat.

Berikut beberapa cara pemanfaatan Bengle sebagai obat tradisional :
BAGIAN YANG DIPAKAI: Rimpang, daun.

KEGUNAAN:
Rimpang:
- Demam, sakit kepala.
- Batuk berdahak.
- Perut nyeri, masuk angin.
- Sembelit.
- Sakit kuning.
- Cacingan.
- Rheumatism.
- Ramuan jamu pada wanita setelah melahirkan.
- Mengecilkan perut setelah melahirkan.
- Kegemukan.

Daun:
· Tidak napsu makan.
· Perut terasa penuh.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 1/2-3.jari rimpang, direbus.
Pemakaian luar. Rimpang secukupnya dicuci bersih Ialu diparuti dipakai sebagai tapal atau boreh pada sakit kepala, pegal linu, mengecilkan perut sehabis melahirkan, dan sebagainya.

CARA PEMAKAIAN:
1. Demam, masuk angin.
    15 g rimpang bangle yang segar dicuci lalu diparut. Tambahkan 1/2
    cangkir air panas dan 2 sendok makan madu.  Diaduk merata lalu
    diperas dan disaring, minum. Lakukan 2 kali sehari.

2. Perut mules:
    Rimpang bangle, rimpang jahe, kencur dan  lempuyang wangi,
    masing-masing 1/2 jari tangan dicuci lalu diiris tipis-tipis.  Rebus
    dengan 1 gelas air bersih sampai tersisa 1/2 gelas.  Setelah dingin
    disaring, lalu diminum.

3. Sakit kepala karena demam:
    Rimpang segar secukupnya dicuci bersih lalu diparut.  Tambahkan
    sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur.  Dipakai sebagai
    pilis pada dahi.

4. Sakit kuning:
    1/2 jari rimpang bangle dicuci bersih lalu diparut. Tambahkan air
    masak dan madu masing-masing 1 sendok makan. Peras dan saring,
    minum.  Lakukan 2 kali sehari.

5. Nyeri sendi (rheumatism):
    Rimpang segar secukupnya dicuci Ialu diparut, tambahkan arak
    sampai menjadi adonan seperti bubur encer.  Borehkan kebagian
    sendi yang sakit.

6. Mengecilkan perut setelah melahirkan:
    Rimpang bangle secukupnya dicuci lalu diparut, borehkan pada
    perut.

7. Cacingan:
    3 jari rimpang bangle, 2 jari temu hitam, 5 biji ketumbar dan 5 lembar
    tangkai daun sirih dicuci lalu diiris tipis-tipis, kemudian ditumbuk
    halus.  Tambahkan 1/ 2 cangkir air masak, diaduk merata lalu
    diperas dan disaring.  Minum.

8. Radang seiaput lendir mata:
    Rimpang bangle dan kunyit sebesar 1 buku jari tangan dan 13 butir
    jinten hitam dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya.  Rebus
    dengan 1 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah
    dingin disaring, minum.

9. Kegemukan / mengurangi lemak tubuh:
    a. Sepotong rimpang bangle dan 7 lembar daun jati belanda dicuci
       lalu direbus dengan 1,5 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. 
       Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum.  Pagi dan
       sore hari.

    b. 1/2 jari rimpang bangle, 1/2 jari rimpang temu giring, 3/4 jari
       rimpang lempuyang wangi, 1/4  genggam daun kemuning, 1/4
       genggam daun jati belanda, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-
       potong seperlunya. Rebus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai
       tersisa 1/2-nya. Setelah dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4
       gelas.

    c. Rimpang bangle dan rimpang temu hitam, masing-masing 1/2 jari
       tangan, dicuci lalu diparut. Tambahkan 1 sendok makan air jeruk
       nipis dan 2 sendok makan madu, aduk merata sambil diremas-
       remas.  Peras dan saring, minum. Lakukan 2-3

Manfaat Temulawak untuk pengobatan



Manfaat Temulawak untuk pengobatan

 
 Di antara ragam tanaman obat yang kita kenal, temulawak mungkin adalah salah satu yang paling populer. Kandungan utama temulawak ada pada kandungan kurkuminoid dan minyak atsiri, yang berperan mempercepat regenerasi sel-sel hati yang mengalami kerusakan akibat pengaruh racun kimia.

Kurkuminoid terdiri atas kurkumin dan desmetoksikurkumin, yang bermanfaat menetralkan racun, menghilangkan nyeri sendi, meningkatkan sekresi empedu, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah, antibakteri, mencegah pelemakan dalam sel-sel hati, dan antioksidan.

Sedangkan minyak atsiri menyimpan khasiat untuk meningkatkan produksi getah empedu dan menekan pembengkakan jaringan.

Terdapat banyak sekali penyakit Yang Dapat Diobati dengan temulawak, diantaranya adalah penyakit-penyakit berikut :
Sakit limpa, Sakit ginjal, Sakit pinggang, Asma, Sakit kepala; Masuk angin, Maag, Sakit perut, Produksi ASI, Nafsu makan; Sembelit, Sakit cangkrang, Cacar air, Sariawan, Jerawat;

Berikut beberapa cara pemanfaatan temulawak sebagai obat :

1. Sakit Limfa
    Bahan: 2 rimpang temulawak, 1/2 rimpang lengkuas, 1 genggam
    daun meniran.
    Cara membuat: temulawak dan lengkuas diparut, kemudian semua
    bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, dan
    disaring.
    Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 cangkir.

2. Sakit Ginjal
    Bahan: 2 rimpang temulawak, 1 genggam daun kumis kucing, 1
    genggam daun kacabeling.
    Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis, kemudian direbus
    bersama dengan bahan lainnya dengan 1 liter air, dan disaring.
    Cara menggunakan: diminum selama 3 hari.

3. Sakit Pinggang
    Bahan: 1 rimpang temulawak, 1 rimpang kunyit sebesar ibu jari, 1
    genggam daun kumis kucing.
    Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air,
    dan disaring.
    Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.

4. Asma
    Bahan: 1 1/2 rimpang temulawak, 1 potong gula aren.
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan dikeringkan. Setelah
    kering direbus dengan 5 gelas air ditambah 1 potong gula aren
    sampai mendidih hingga tinggal 3 gelas, kemudian disaring.

5. Sakit Kepala dan masuk angin.
    Bahan: beberapa rimpang temulawak.
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis, dikeringkan dan ditumbuk
    halus menjadi tepung. Kurang lebih 2 genggam tepung temulawak
    direbus dengan 4-5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 3
    gelas, kemudian disaring disaring.

6. Maag
    Bahan: 1 rimpang temulawak.
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan
    sebentar, kemudian direbus dengan 5-7 gelas air sampai mendidih,
    dan disaring.
    Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas.

7. Sakit perut, Sakit perut pada waktu haid
    Bahan: 1 rimpang temulawak, 3 buah mata asam, 1 potong gula
    kelapa, garam secukupnya.
    Cara membuat: temulawak diparut, kemudian direbus bersama
    bahan lainnya dengan 3-4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal
    2 gelas.
    Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.


8. Menghilangkan bau amis sewaktu haid :
    Bahan: 1 rimpang temulawak, 5 buah mata asam, 1 potong gula
    kelapa.
    Cara membuat: temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan,
    kemudian bersama bahan lainnya ditaruh dalam waskom (rantang/
    panci), diberi 2 gelas air panas dan ditutup rapat selama kurang lebih
    15 menit, dan disaring.
    Cara menggunakan : diminum 3 kali, 1 kali sehari.

9. Memperbanyak produksi ASI
    Bahan: 1 1/2 rimpang temulawak, dan tepung saga secukupnya.
    Cara membuat: temulawak diparut, kemudian kedua bahan tersebut
    dicampur dan ditambah air panas secukupnya sehingga menjadi
    bubur.
    Cara menggunakan : dimakan biasa.

10. Memacu ASI yang macet
     Bahan : 1 1/2 rimpang temulawak diparut, 1 potong gula kelapa,
     2-3 sendok makan adonan sagu.
     Cara membuat : temulawak diparut, kemudian bersama bahan
     lainnya direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring.
     Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1 cangkir secara teratur.

11. Kesulitan buang air besar/berak
     Bahan: 1 rimpang temulawak, 3 buah mata asam, 1 potong gula
     kelapa.
     Cara membuat : temulawak diiris tipis-tipis dan diangin-anginkan
     sampai kering, kemudian bersama bahan lainnya diseduh dengan air
     panas secukupnya dan disaring.
     Cara menggunakan: diminum biasa.

12. Sembelit
     Bahan : 1 rimpang temulawak dan biji sawi secukupnya.
     Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus,
     kemudian diseduh dengan air panas secukupnya dan disaring.
     Cara menggunakan : diminum biasa.

13. Menambah nafsu makan
     Bahan: 2 rimpang temulawak, 1/4 rimpang lengkuas, 1/2 genggam
     daun meniran.
     Cara membuat : semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air
     sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring.
     Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes