Monday, 31 May 2010

Alat-alat rumah tangga jaman nenek moyang kita

* Panutuan dan Tutu adalah alat untuk menggiling bumbu dapur. Panutuan dan Tutu terbuat dari batu atau kayu. Panutuan adalah wadah tempat bumbu akan digiling, sedangkan Tutu adalah batu atau kayu penggiling bumbu itu. Tutu ini dinamai juga Papene.
[Panutuan.JPG]
* Papene adalah Sapa kecil tanpa kaki. Besarnya sekitar ± 30-40 cm. Biasanya Papene ini digunakan pada kesempatan sehari-hari.
* Hansung atau Hiong adalah bejana untuk mengambil air dari sumber air
(sumur, pancuran atau sungai) dan sekaligus tempat penyimpanannya. Hansung atau Hiong adalah tabung besar yang terbuat dari bambu besar dengan ruas buku yang panjang. Kadang-kadang kulit luarnya dibuang, tetapi kadang-kadang tidak. Kulit yang tidak dibuang sering dihiasi dengan tulisan atau ukiran mitis. Selain untuk menampung dan menyimpan air, Hansung atau Hiong digunakan juga untuk menampung air aren yang dikenal dengan tuak. Di tanah Karo bejana ini disebut Kitang.
* Ompon ialah sejenis karung berbentuk silinder. Ompon terbuat dari kulit kayu atau dari diayam dari Baion atau pandan. Besarnya dan volumenya tidak tentu. Ada ompon yang bisa menampung padi sebanyak 20-30 porsanan atau panuhukan. Porsanan atau Panuhukan adalah ukuran umum sebanyak orang bisa memikul. “porsan” atau “tuhuk” berarti pikul.

* Hudon Tano atau Susuban Tano adalah bejana yang terbuat dari tanah liat. Pada zaman dahulu bejana ini dipakai serba guna, misalnya: tempat penyimpanan air, tempat memasak makanan dan air minum.

* Hobon atau Tambarang mengacu pada barang yang sama, yakni sejenis tong yang terbuat dari kulit kayu yang amat besar. Hobon atau Tambarang ini dipakai untuk tempat menyimpan padi. Bila Hobon atau Tambarang ini berdiri akan tampak seperti drum yang besar.
* Sapa Bolon, atau biasa disebut sapa saja, ialah piring yang terbuat dari kayu. Biasanya sapa itu berdiameter ± 30-40 cm; tinggi ± 20-30 cm. Biasanya piring ini digunakan ketika satu keluarga makan hasil panen pertama atau makan Dengke na hinongkoman (ikan pelindung) untuk menolak penyakit menular. Nama ikan itu adalah Porapora. Jumlah ikan itu mesti sebanyak jumlah anggota keluarga yang makan, yang ditaruh pada sapa.

* Poting. Poting atau gunci terbuat dari tanah liat dan tutupnya terbuar dari kayu. Barang ini dipakai sebagai tempat tuak.

* Losung adalah lumpang, yakni perkakas untuk menumbuk padi untuk memperoleh beras.
Losung dapat terbuat dari batu atau kayu. Biasanya bentuknya seperti bidang trapesium yang terbalik. Pada permukaan atas terdapat lubang besar ke dalamnya dimasukkan barang yang hendak ditumbuk. Ada dua ukuran lumpang, besar dan kecil. Lumpang besar digunakan untuk menumbuk padi, sedangkan yang kecil dipakai untuk menumbuk padi dalam jumlah sedikit atau pun untuk menggiling bumbu. Andalu adalah alat pasangan untuk menumbuk padi pada lumpang itu. Andalu adalah tongkat kayu sebesar genggaman tangan dengan panjang ± 150-200 cm. Dengan pergesekan Andalu dan padi, kulit padi menjadi terkelupas dan menghasilkan beras.
*Geanggeang termasuk perkakas dapur tempat penyimpanan lauk yang sudah dimasak.
Bentuknya seperti keranjang yang dianyam dari rotan besar. Geanggeang ini tergantung setinggi ibu rumah tangga pemilik Jabu Bona pada Ruma Batak. Perkakas itu terikat pada atap rumah. Disebut Geanggeang karena perkakas ini tergantung dan mudah bergoyang. Di tempat inilah disimpan lauk yang sudah dimasak sehingga tidak mudah digapai anak-anak, kucing atau tikus.
* Ampang adalah sejenis bakul yang terbuat dari anyaman rotan
yang dibelah dan dihaluskan. Bagian bibir Ampang berbentuk bundar yang dibuat dari rotan bulat. Tetapi bagian dasar mendapat bentuk bidang bujursangkar. Ampang ini diperkuat oleh empat rangka dari sudut bujursangkar pada bagian dasar yang menopang bibir Ampang yang berbentuk bundar. Ampang digunakan sebagai alat pengukur isi untuk padi.
* Parutan. Parutan yang terbuat dari kayu dan sebatang besi. Fungsinya ialah untuk memarut kelapa.

* Keranjang. terbuat dari rotan.

Fungsinya antara lain sebagai tempat pakaian

sumber : http://jendralberita.wordpress.com/2010/05/18/alat-alat-rumah-tangga-jaman-nenek-moyang-kita/

BPPT Operasikan Pesawat Pengintai Teroris

TANGERANG, KOMPAS.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada tahun 2010 segera mengoperasikan pesawat terbang mini nir awak atau "Puna" sebagai pendukung pertahanan keamanan nasional dan pengintai teroris.

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman mengatakan, BPPT sudah melakukan penelitian dan berhasil mengembangkan Puna sebagai pesawat pengintai dari udara terhadap apa yang sedang terjadi di darat dan laut.

Ia mengatakan, Puna nantinya akan digunakan oleh militer dan aparat kepolisian Indonesia dalam melakukan penyusupan terhadap aktivitas di daerah rawan konflik.

"Puna juga melakukan pengintaian terhadap teroris yang sedang bersembunyi di lokasi yang sulit dijangkau," kata Menristek di Tangerang, Sabtu (17/10).

Pesawat Puna juga dilengkapi kamera mini untuk memotret kejadian di lapangan dan melaporkan kepada pihak terkait sebagai barang bukti.

Menristek mengatakan, pesawat Puna saat ini sedang dalam tahap proses pembuatan akhir dan akan dioperasikan pada tahun 2010.

"Kita ingin menunjukan pesawat Puna buatan peneliti Indonesia bisa digunakan sebagai pendukung keamanan nasional, jadi tidak harus dibeli dari luar negeri," ujar Menristek.

Sementara itu, Direktur Pusat Teknologi Industri Pertahanan Keamanan BPPT, Joko Purwono menyatakan, Puna dapat mencapai ketinggian di udara hingga 120 kilometer (km).

Puna merupakan pesawat otonomos dilengkapi kamera pengintai dan tidak dikontrol melalui remote. Joko menambahkan, Puna memiliki panjang badan empat meter dan panjang sayap tujuh meter dengan jangkau ketinggian yang cukup di atas udara.

"Pesawat Puna akan diproduksi tahun depan oleh PT Dirgantara Indonesia (DI), untuk saat ini pesawat tersebut sedang dalam proses penyempurnaan," ujar Joko.

Selain itu, kata Joko BPPT juga mengembangkan dua pesawat pengintai mini tipe lain yakni pesawat Sriti seberat 10 kilogram (kg) dan pesawat pengintai yang dinamai Alap-Alap dengan berat 25 kg, untuk memantau perairan laut Indonesia.

Hati-Hati Ternyata Es Batu Lebih Kotor Ketimbang Air Toilet!!

Anda suka meminum minuman dingin dari restoran siap saji? Mulai sekarang Anda harus berhati-hati karena lewat penelitian telah terbukti es batu yang disediakan restoran fast food mengandung lebih banyak kuman daripada air toilet. Ihh...

Anda kerap merasa kurang nyaman menggunakan air yang berada di kamar mandi umum? Tentunya Anda tak bisa menjamin kebersihan air tersebut bukan? Tapi apakah Anda pernah berpikir dari mana asal air yang dibekukan menjadi es batu di restoran siap saji?


Sepertinya Anda harus mengubah anggapan bahwa es batu yang berasal dari restoran siap saji aman untuk dikonsumsi. Sebuah penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa 70% es batu restoran siap saji lebih memiliki banyak kuman dibandingkan air toilet.

Penelitian ini dilakukan oleh seorang anak perempuan yang baru berusia 12 tahun, Jasmine Roberts. Lewat penelitian ini Jasmine berhasil mendapatkan penghargaan proyek sekolah menengah.

Jasmine membuktikan penelitian ini dengan mengambil contoh es batu dan air toilet dari lima restoran siap saji yang berada di wilayah Florida Selatan. Setelah lengkap, ia melakukan pengecekan bakteri dari contoh es batu dan air toilet itu di University of South Florida.

Dari hasil tes positif ditemukan bakteri E.coli yang biasanya terdapat dari sisa air pembuangan yang menyebabkan timbulnya beberapa jenis penyakit.

"Bakteri ini seharusnya tak berada di dalam es batu. Jasmine membantu kita memperingatkan adanya bahaya kesehatan yang bisa disebabkan oleh es batu ini," ungkap Dr. David Katz komtributor masalah kesehatan 'Good Morning Amerika' seperti dilansir detikhot dari ABC News,.

Baik Jasmin dan Dr. David mengatakan bahwa es batu tersebut dinilai lebih kotor dari air toilet karena mesin es batunya tidak bersih dan orang menggunakan tangan yang kotor untuk mengambil es. Sedangkan air toilet dinilai lebih bersin karena berasal dari sumber air yang telah melalui proses penyaringan.

sumber : kaskus.us

Stres Pengaruhi Kesehatan Jantung

LONDON - Sebuah hubungan yang dijalin secara buruk dapat memengaruhi kesehatan Anda. Anda boleh tidak percaya, tapi sebuah studi baru menemukan korelasi bahwa stres, permusuhan, marah, dan mempunyai masalah dengan rekan kerja dapat membuat orang lebih berisiko terserang penyakit jantung.
Seperti dilansir Reuters, Senin (12/11/2007) kemarin, studi yang dilaporkan Archives of Internal Medicine menemukan bahwa stres dan sifat permusuhan dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung. Kemungkinan terkena serangan jantung 34 persen.

"Kondisi jantung seseorang dapat dipengaruhi oleh hubungan intim yang negatif atau bermasalah," tulis para peneliti.

"Kami telah melihat bahwa aspek negatif karena pengaruh sebuah hubungan berasosiasi dengan penyakit jantung koroner," tambah seorang peneliti.

Dalam penelitian lain menyebutkan hubungan sosial yang dijalin dengan baik akan membuat kesehatan seseorang lebih baik. Roberto De Vogli, seorang ahli epidemiologis dari University College London yang memimpin studi penelitian ini mengatakan, pertemanan atau perkawinan yang dijalin secara buruk dapat memengaruhi kesehatan.

Studi penelitian ini dilengkapi dengan kuisioner tentang aspek negatif dari sebuah hubungan. Termasuk di dalamnya mencakup masalah pasangan atau keluarganya.

Dalam penelitian ini dilaporkan, orang yang memiliki kecenderungan sering berkonflik dengan orang di sekitarnya akan berpeluang terserang penyakit jantung atau sesak nafas sebanyak 34 persen.

"Jika Anda berada di antara orang-orang dan lingkungan yang baik, tentu kesehatan Anda juga akan baik. Begitu juga sebaliknya. Jika lingkungan sekitar Anda dipenuhi hal negatif, maka peluang Anda terganggu kesehatannya lebih besar," ujar De Vogli dalam sebuah wawancara via telepon.

Nah, mulai sekarang perbaikilah hubungan Anda dengan orang lain karena suatu hal atau serangan jantung akan mengintai Anda.
sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2007/11/14/27/60901/27/stres-pengaruhi-kesehatan-jantung

Penyakit Kardiovaskular Tak Hanya Merusak Jantung

KESADARAN akan penyakit dan jantung pembuluh darah atau biasa disebut dengan penyakit kardiovaskular ternyata masih rendah. Akibatnya, angka kematian yang ditimbulkan hingga kini masih tinggi.

Tanpa banyak yang tahu, penyakit kardiovaskular bisa menyerang ke berbagai organ tubuh hingga menimbulkan kerusakan. Selama ini yang banyak dikenal adalah masalah di pembuluh darah jantung hingga menyebabkan serangan jantung. Padahal, kerusakan pada pembuluh darah bisa terjadi di mana-mana,termasuk di daerah kaki hingga menyebabkan seseorang harus diamputasi.

"Penyakit kardiovaskular tidak hanya terjadi pada pembuluh darah jantung, bisa juga terjadi di mata, telinga, atau kaki. Jadi, penyakit ini bisa terjadi di mana-mana," ujar Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular (PERKI) Jaya dr Hananto Andriantoro SpJP, ketika ditemui di Jakarta, akhir pekan lalu.

Lalu, bagaimana penanganan yang paling tepat untuk mengatasi masalah itu? Hananto menegaskan, diet dan olahraga saja tidak cukup untuk mengatasi berbagai gangguan kardiovaskular. Namun, upaya yang harus dilakukan secara komprehensif, salah satunya mengontrol tekanan darah. Tekanan darah yang terkontrol akan menurunkan berbagai faktor risiko penyakit jantung.

"Tidak cukup dengan diet dan olahraga saja, tapi yang harus dilakukan adalah agresif treatment," tandasnya.
Sementara itu, staf Departemen Kardiologi & Pembuluh Darah RS Jantung Harapan Kita dr Surya Dharma SpJP mengungkapkan, selain makan obat, diet garam juga perlu dilakukan untuk mengontrol tekanan darah. "Karena kalau makan obat tapi tetap makan yang asin-asin, tekanan darah akan tetap tinggi," ujarnya dalam Simposium Awam "Sayangi Jantung Anda" di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Surya Dharma menambahkan, deteksi tekanan diri tinggi sedini mungkin merupakan cara bijak untuk menghindari penyakit kardiovaskular. Jika kemudian sudah terdeteksi mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi, yang harus dilakukan kemudian adalah minum obat dan mengubah gaya hidup. Pola makan tidak sehat memang menjadi salah satu penyebab munculnya penyakit jantung dan pembuluh darah. Kajian di bidang kesehatan jantung dan stroke menemukan indikasi bahwa penyakit jantung dan stroke berhubungan erat dengan pola dan gaya hidup yang keliru dalam menyikapi hidup sehat.

Pola dan gaya hidup yang dimaksud adalah sikap dan perilaku sehari-hari, baik dalam bekerja atau berolahraga, pola makan dan gizi seimbang, kebiasaan merokok atau sebagai perokok pasif, istirahat dan rekreasi, hingga kepekaan dalam menyikapi berbagai faktor risiko.

Menurut Spesialis Jantung RS Jantung Harapan Kita dr Dafsah A Juzar SpJP, penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit kardiovaskular, yakni ada gangguan sistem pembuluh darah atau lebih tepatnya menyerang jantung dan urat-urat darah. Penyakit jantung meliputi penyakit jantung koroner, serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke, sakit di dada atau biasa disebut angina.

PJK merupakan penyakit yang paling banyak diderita dan menyerang pembuluh darah dan dapat menyebabkan serangan jantung. Serangan jantung terjadi akibat pembuluh arteri yang tersumbat menghambat penyaluran oksigen dan nutrisi ke jantung. Sementara itu, stroke disebabkan kurangnya aliran darah yang mengalir ke otak. "Sebab itu, semua orang di atas 30 tahun disarankan melakukan check up. Tujuannya untuk mengetahui seberapa besar faktor risiko penyakit jantung yang ada pada dirinya," ungkap Dafsah.

sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2007/11/16/27/61414/27/penyakit-kardiovaskular-tak-hanya-merusak-jantung

Peran Nutrisi & Stimulasi Terhadap Perkembangan Anak

NUTRISI dan stimulasi (rangsangan) berperan penting dalam perkembangan pertumbuhan buah hati. Hal ini berkaitan erat terhadap perkembangan otak yang berpengaruh pada kecerdasan anak.
Berlandaskan pada alasan tersebut, nutrisi dan stimulai sebaiknya diberikan di dua tahun awal kehidupannya agar otak anak dapat tumbuh dan berkembang optimal. Mengenai hal itu, Dr Hardiono D Pusponegoro SpA(K), konsultan anak bidang neurology RSCM membenarkannya.

"Kecerdasan anak sangat dipengaruhi oleh stimulasi yang diterimanya dalam tahun-tahun awal kehidupannya, terutama dua tahun pertama yang sering kita sebut dengan the golden years. Stimulasi yang tepat, baik jenis maupun frekuensinya, akan melatih panca indera anak dan akan mempengaruhi kecerdasannya," kata Hardiono ketika ditemui okezone dalam acara "Asupan DHA dan ARA yang Tepat Pengaruhnya Terhadap IQ Anak" di kawasan Sudirman, Selasa (25/3/2008).

Sementara itu, nutrisi terpenting yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan otaknya pada usia dua tahun pertama adalah air susu ibu (ASI). Selain mengandung semua unsur nutrisi yang dibutuhkan bayi, proses menyusui yang tepat juga merupakan stimulan pertumbuhan dan perkembangan otak yang sempurna bagi bayi.

"Begitu bayi keluar langsung ditaruh di pelukan sang ibu dan berikan ASI selama 30 menit. Kalau 30 menit pertama tidak langsung diberi ASI, kapasitas menyusuinya akan turun hingga 50 persen. ASI eksklusif dapat diberikan hingga usia 18 bulan. Tapi jangan lupa, ASI saja belum cukup, beri pula nutrisi dan stimulasi," papar pria berambut putih ini.

Dokter lulusan Universitas Indonesia itu menjelaskan, fungsi otak tergantung pada banyaknya sel otak dan percabangannya. Banyaknya neurotransmitter atau zat yang mengaktifkan sinaps (hubungan antar sel syaraf), dan kualitas mielin atau selubung sel syaraf.

"Mielin terdiri dari zat besi, lemak, dan kolesterol. Ada juga membran sel terdiri dari DHA, glycoprotein dan sebagainya. Sementara sinaps kalau distimulasi akan bertambah banyak dan akan hilang spontan bila tidak digunakan. Jadi kita tidak punya waktu banyak menstimulasi anak," ungkap pria low profile itu.

Setelah periode pemberian ASI eksklusif usai, lanjutnya, tambahan asupan nutrisi untuk perkembangan otak bisa diperoleh dari makanan pendamping ASI yang kaya nutrisi yang berasal dari sumber protein hewani dan sayur-mayur. Sementara stimulasi, bisa dilakukan dengan cara bermain bersama anak.

"Bagaimana kita memberi stimulasi pada anak adalah dengan cara mengajak mereka berinteraksi dan bermain selama 20-30 menit, tidak terganggu dengan aktivitas lain. Yaitu tidak melakukannya sambil menonton televisi dan bentuk kegiatan lainnya. Selain itu, jangan memaksa mengajak bermain berdasarkan kemauan orangtua tapi ikuti kemauan anak," bebernya.

Menurut Hardiono, tujuan diberikannya stimulasi terhadap anak untuk memberi atensi dan kedekatan emosional. "Untuk memperoleh atensi dan kedekatan anak dapat dilakukan dengan cara memperlihatkan perasaan senang bermain bersamanya dan menarik perhatiannya kala sedang bermain," imbuh pria ramah ini.

Tak hanya itu saja, lanjutnya, melalui stimulasi dapat menjalin komunikasi efektif yang dilakukan dua arah. Bahkan merangsang ekspresi anak, perasaan dan gagasannya serta cara mereka berpikir logis.

Tindakan stimulasi kadang perlu diterapkan dengan cara "mengganggu" anak, agar ia mau berinteraksi. Dan bila anak takut terhadap sesuatu hal, jangan memaksanya untuk menjadi berani. Bagaimana, sudahkah Anda memberi nutrisi dan stimulasi pada anak?
sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2008/03/25/27/94596/27/peran-nutrisi-stimulasi-terhadap-perkembangan-anak

Awas! Bayi Tidur Tengkurap Berisiko Mati Mendadak

SINDROM Kematian Bayi Mendadak atau biasa disebut SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) hingga kini belum diketahui secara pasti apa penyebabnya dan masih menjadi tanda tanya besar hingga kini. Walau demikian hal tersebut kerap terjadi pada bayi berusia di bawah 1 tahun.
Menurut dr Aperita Adiyanti SpA, dari RS. Yadika Kebayoran Lama, SIDS juga biasa dikenal dengan sebutan crib death atau kematian ranjang karena kebanyakan kasus SIDS terjadi ketika bayi berada di ranjangnya. Namun bukan berarti ranjanglah (crib) yang menjadi biang kerok kematian mendadak ini (SIDS).

Tahukah Anda:

1. SIDS adalah penyebab utama kematian bayi berusia antara 1 s/d 12 bulan.

2. Sebagian besar kematian SIDS terjadi pada bayi berusia di bawah 6 bulan.

3. Bayi dengan posisi tidur tengkurap di atas perutnya lebih berisiko mengalami kematian akibat SIDS dibandingkan dengan bayi yang tidur dengan posisi terlentang.

4. Bayi cenderung mengalami kematian akibat SIDS apabila diletakkan di kasur yang terlalu empuk atau terselimuti kain yang lembut.

Bagaimana Mencegah SIDS:

1. Selalu letakkan bayi Anda dalam posisi terlentang ketika ia sedang tidur, walaupun saat tidur siang. Posisi ini adalah posisi yang paling aman bagi bayi yang sehat untuk mengurangi risiko SIDS.

2. Jangan pernah menengkurapkan bayi secara sengaja ketika bayi tersebut belum waktunya untuk bisa tengkurap sendiri secara alami.

3. Gunakan kasur atau matras yang rata dan tidak terlalu empuk. Penelitian menyimpulkan bahwa risiko SIDS akan meningkat drastis apabila bayi diletakkan di atas kasur yang terlalu empuk, sofa, bantalan sofa, kasur air, bulu domba atau permukaan lembut lainnya.

4. Jauhkan berbagai selimut atau kain yang lembut, berbulu dan lemas serta mainan yang diisi dengan kapuk atau kain dari sekitar tempat tidur bayi Anda. Hal ini untuk mencegah bayi Anda terselimuti atau tertindih benda-benda tersebut.

5. Pastikan bahwa setiap orang yang suka mengurus bayi Anda atau tempat penitipan bayi untuk mengetahui semua hal di atas. Ingat setiap hitungan waktu tidur mengandung risiko SIDS.

6. Pastikan wajah dan kepala bayi Anda tidak tertutup oleh apapun selama dia tidur. Jauhkan selimut dan kain penutup apapun dari hidung dan mulut bayi Anda.

7. Pakaikan pakaian tidur lengkap kepada bayi Anda sehingga tidak perlu lagi untuk menggunakan selimut. Tetapi seandainya tetap diperlukan selimut sebaiknya Anda perhatikan hal-hal berikut ini:
-Pastikan kaki bayi Anda berada di ujung ranjangnya.
-Selimutnya tidak lebih tinggi dari dada si bayi.
-Ujung bawah selimut yang ke arah kaki bayi, Anda selipkan di bawah kasur atau matras sehingga terhimpit.

8. Jangan biarkan siapapun merokok di sekitar bayi Anda khususnya Anda sendiri. Hentikan kebiasaan merokok pada masa kehamilan maupun kelahiran bayi Anda dan pastikan orang di sekitar si bayi tidak ada yang merokok.

9. Jangan biarkan bayi Anda kepanasan atau kegerahan selama dia tidur. Buat dia tetap hangat tetapi jangan terlalu panas atau gerah. Kamar bayi sebaiknya berada pada suhu yang nyaman bagi orang dewasa. Selimut yang terlalu tebal dan berlapis-lapis bisa membuat bayi Anda terlalu kepanasan.

10. Temani bayi Anda saat ia tidur. Jangan pernah ditinggal-tinggal sendiri untuk waktu yang cukup lama.
sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2008/10/29/27/158551/27/awas-bayi-tidur-tengkurap-berisiko-mati-mendadak

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes